oleh

Filosofi Wabah

-KHAZANAH-4 views

Oleh: Nasrulloh Baksolahar

Virus Corona itu lemah. Namun saat memasuki tubuh akan menjadi lebih kuat. Virus Corona itu lemah bila menghadapi antibodi tubuh manusia. Namun dia menjadi ganas saat anti bodi manusia melemah. Lemah menjadi kuat karena lingkungan yang kondusif untuk menjadi kuat. Kuat menjadi ganas saat pertahanan melemah.

Wabah itu seperti api. Bila ada bahan baku yang mudah terbakar maka dia akan membesarkan dan terus membesar hinggap melumat habis apa yang ada. Wabah itu seperti api, akan mengeringkan media basah yang ada disekitarnya lalu menyambarnya untuk menghancurkannya.

Rasulullah saw menggambarkan bahwa kedengkian itu seperti kayu kering yang mudah terbakar. Allah menggambarkan bahwa syetan itu terbuat dari api. Dengan karakteristik ini manusia dapat bertafakur bagaimana menysiasati berbagai virus tubuh, pemikiran dan jiwa?

Amar Maruf Nahi Munkar. Ini filosofi menangkal semua wabah. Mencegah kemungkaran lebih utama. Shalat itu untuk mencegah kemungkaran. Sedekah itu untuk mencegah penyakit. Jangan mendekati zina. Inilah filosofi mencegah keburukan dan wabah apa pun.

Bila penduduknya kikir dan tidak menunaikan kewajiban harta, maka Allah akan menurunkan wabah. Bila penduduknya mengingkari Allah dengan terbuka dan kesombongan, maka Allah menurunkan azab dan beragam persoalan pelik. Inilah cara Allah membuat keseimbangan baru. Inilah salah satu cara menjaga keberlangsungan alam dan kehidupan. Bila tidak, kerusakan dan kehancuran yang lebih besar akan terjadi.

Allah itu Ar Rahman dan Ar Rahim. Dia Maha paham atas apa yang dilakukan-Nya. Dia Maha Berkehendak. Ilmu-Nya meliputi segala sesuatu. Dia maha mengetahui yang nyata dan tersembunyi. Dia maha mengetahui masa lalu, kini dan masa depan. Bagi yang beriman, wabah adalah kenikmatan. Bencana adalah kenikmatan. Bagi yang kafir semuanya adalah ketakutan dan kekalutan.

Wabah adalah api. Bagaimana akhlak terhadap api? Itulah strategi menghadapi wabah. Api padam dengan menjauhkan media yang akan membesarkannya. Api redup dengan air. Api semakin membesar dengan hembusan angin. Ciptakan banyak air. Api redup dengan siraman air hujan yang datang dari langit.

Ketentraman adalah air. Sumber air yang utama adalah air hujan yang berasal dari langit. Sumber ketentraman adalah dengan banyak berdzikir kepada Allah. Itulah filosofi wabah dan penanggulangannya.

Komentar

News Feed