oleh

Meringankan Hisab Harta

-KHAZANAH-4 views

Oleh: Nasrulloh Baksolahar

Meringankan hisab harta. Mulailah dari orientasinya, baik perolehannya maupun penggunaannya. Ringankan hisab harta dengan memahami peran harta di kehidupan ini. Peran harta untuk membangun peradaban. Peran harta untuk menciptakan kemakmuran bersama.

Bila perolehan hartanya saja sudah salah, apalagi penggunaannya? Energi negatif perolehan harta, akan menciptakan energi negatif penggunaannya. Energi positif perolehannya, mendorong energi positif penggunaannya. Perbaiki dari awalnya.

Adakah kezaliman dalam perolehannya? Rentetan perolehan harta melibatkan banyak pihak. Aliran masuk harta melewati banyak pintu-pintu yang sulit diidentifikasikan. Aliran masuk harta melewati banyak kepentingan. Efek aliran masuk justru bisa menciptakan daya rusak yang lebih besar dan meluas dibandingkan membelanjakannya.

Negeri ini hancur karena hancurnya moralitas dan sistem dalam perolehannya. Kebocoran 1.000 trilyun karena hancurnya moralitas dan sistem perolehannya. Kemiskinan lebih banyak problem perolehan harta yang saling menipu, merampas, menghisap dan berbohong.

Perolehan harta yang penuh kezaliman penyebab tidak terkabulnya doa, kerasnya hati, dicabutnya kenikmatan beribadah, penghalang pintu makrifat dan hakikat, hilangkan cinta dan rindu pada Allah, dan dicabutnya keberkahan hidup. Kita tidak bisa membersihkan harta dari kezaliman dengan berinfaq. Caranya, hanya mengembalikan. Seperti Umar Bin Abdul Aziz yang mengembalikan seluruh harta Bani Ummayah ke pada kas negara atau baitul mal.

Kesalahan membelanjakan harta bisa bertaubat. Tetap kesalahan yang zalim dalam perolehan harta hanya ada satu cara yaitu mengembalikan harta tersebut. Dalam kebenaran memperoleh harta. Dalam ketaatan mengikuti syariat dalam memperoleh harta harus ada zakat dan sedekah. Begitulah perhatian yang luar biasa terhadap perolehan harta.

Dalam Hadist Qudshi Allah berfirman bahwa manusia yang tidak memperdulikan dari mana harta diperoleh maka Allah pun tidak akan peduli darimana mereka dimasukan neraka. Ketika perolehan harta dengan kecurangan maka Allah akan menghancurkan usaha atau bisnisnya. Bila kecurangan merajalela maka Allah menurunkan bencana di sebuah negri. Itulah beratnya hukuman bila tak menelisik darimana harta diperoleh.

Untuk memperbaiki cara membelanjakan harta, perbaikilah dari meneliti bagaimana cara memperoleh har tanya.

Komentar

News Feed